Kamis, 12 Mei 2022

Enigma

Malam ini aku ingin menulis, tapi tidak tahu ingin menulis apa. Baiklah, akan kumulai dengan apa yang pertama terlintas dalam pikiranku.
Beberapa hari yang lalu aku merasa sedang jatuh cinta. Saat itu aku menyadari beberapa hal tentang diriku. Tentang aku yang telah lama menjomblo dengan alasan yang aku sendiri tak tahu pasti. Aku merasa telah membohongi diri sendiri selama bertahun-tahun. Aku selalu kesulitan menjawab ketika seseorang bertanya mengapa aku masih single. Ada bermacam variasi jawabanku, beberapa di antaranya adalah karena belum ada yang cocok; belum minat pacaran; masih senang dan antusias belajar; malas pacaran; ribet; dll. Namun sekarang aku menyadari sebuah fakta mengapa aku tidak pacaran. -Ah, aku tidak suka mengakui hal ini, dan aku telah menyangkalnya selama bertahun-tahun,- bahwa aku terlalu pengecut untuk memulai sebuah hubungan. Ya!. Aku memiliki trauma yang amat dalam. Tapi aku selalu menyangkalnya, aku baik-baik saja kok! Siapa juga yang trauma? Oh Gosshhh, Zah... What's wrong with you?? Ayolah, itu sudah tertinggal jauh di belakang.

Saya baru menyadari bahwa rasa trauma ini berpengaruh signifikan dalam pengambilan keputusan. Ada banyak cacat logika saat saya berpikir, meskipun hasilnya tidak terlalu buruk, tapi cukup gila.

Begitu dulu saja. Sepertinya saya akan bersiap untuk tidur.
Salam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar