Selasa, 23 Juni 2020

My Besties ❤

Assalamu'alaikum.

Jadi kali ini aku mau bicara soal sahabat2ku.
Perjalanan hidupku yang penuh lika-liku ketika di pesantren membuatku dekat dengan mereka.
Perkenalkan, Futia dan si kembar "Mahmudah & Mahfudho". Mereka bertiga sudah kuanggap sebagai sahabat sekaligus saudaraku. 

Futia, lengkapnya Futia Rosyidah adalah satu2nya teman yang paling banyak tahu tentang aku, teman yang selalu aku tuju saat aku sedang menangis juga teman yang paling ingin aku buat tersenyum dan bahagia. Dia itu pendengar yang baik, ya memang dia tidak selalu bisa memberiku solusi soal masalah pribadiku. Tapi aku tidak butuh solusi ketika aku bicara dengannya. Aku hanya ingin didengar saja olehnya dan aku mempercayainya. Aku nyaman ketika bercerita dengannya. Jadi, sampai saat ini kalau ada apa2 aku selalu cerita sama dia gais. Jadi berawal dari saling berbagi cerita, alhasil kami dekat. Dan aku tidak mau lostcont dengannya walau jarak memisahkan kitaa, eakk.. *alay :v

Jadi dia itu perawakannya mungil. Matanya sipit gitu, senyumnya manis banget. Cute lah. Cengeng juga dia tuh. hahaha. Introvert sampai aku tidak banyak tau soal dia. Sebenarnya aku tidak tahu apakah dia juga menganggapku sahabat atau bukan, tapi aku tidak begitu peduli, yang pasti aku menyayanginya layaknya sahabatku.

Lalu ada Si Kembar, Mahmudah n Mahfudho.
Yaaa kalian tau sendiri lah gimana hubungan saudara kembar, mereka seriiingg banget berantem. Aku sampai bingung ketika bertemu salah satunya dan menanyakan keberadaan saudara kembarnya lalu ia menjawab "tidak tau" dengan nada yang super duper cuek. Oh Lorddd ๐Ÿ˜‚.
Mereka ini teman spiritualku. Disaat aku merasa jiwaku sedang tersesat, imanku naik turun, kebingungan, mereka selalu bisa menyejukkan hatiku dengan nasihat dan cerita2 yang ia berikan.
Berada di dekat mereka rasanya tenang. Sejuk. Auranya menyejukkan. Aku suka berteman dengan mereka. Tidak ingin kehilangan teman seperti mereka.
Mereka cantik, tatapannya teduh. 
Kalau Mahmudah, wajah dan tubuhnya lebih mungil dari Mahfudho. Keduanya sama2 istimewa.


Alhamdulillah, Allah telah mempertemukanku dengan orang2 yang spesial. ๐ŸŒน๐ŸŒน

Terima kasih, Ya Allah.
Terima kasih juga, sobat๐Ÿ˜Š


Tidak ada komentar:

Posting Komentar